HIKAYAT KOTA TUA DI TEPI LAUT MERAH

Oleh Denny Prabawa


jaringjaring rindukan ikan. laut
tak menyediakan kecuali badai
dan orangorang masih saja melaut
menebar jaring di hari sabtu

dua lempeng loh itu membisu
dalam hujan yang tak lagi rinai
goresan tangan-Nya serupa prasasti
sekedar dibaca tanpa dihayati

jaringjaring ditinggalkan ikan
pantai sepi kehilangan sampan
sampan diseret ombak ke tengah laut
ditenggelamkan badai yang maut

dan manusiamanusia berwajah kera dan babi
mencari asalusul di tetumpuk buku dan risalah
risalah para nabi

Gunungsahari, 26.02.08
Share on Google Plus

About Unknown

Penulis, penyunting, penata letak, pedagang pakaian, dokumentator karya FLP, dan sederet identitas lain bisa dilekatkan kepadanya. Pernah bekerja sebagai Asisten Manajer Buku Sastra di Balai Pustaka. Pernah belajar di jurusan sastra Indonesia Unpak. Denny bisa dihubungi di e-mail sastradenny@gmail.com.

0 ulasan:

Catat Ulasan

Tinggalkan jejak sobat di sini