Belajar dengan Mengajar

(guim.co.uk)
Saya bergabung di Forum Lingkar Pena (FLP), sebuah organisasi kepenulisan terbesar di dunia, pada tahun 2005. Sebelumnya saya memang sudah banyak menulis cerpen di majalah Aneka Yess!. Motivasi terbesar saya ketika bergabung dengan organisasi itu adalah agar saya dapat menimba ilmu kepenulisan dari penulis-penulis senior yang tergabung di forum itu, selain tentu saja mencari teman dan jaringan.

Namun, keinginan saya itu rupanya harus disimpan rapat-rapat. Apa boleh buat? Hidup terkadang tak selalu seperti yang kita mau. Kesempatan untuk berguru pada penulis-penulis senior FLP seperti Helvy Tiana Rosa, Pipiet Senja, Asma Nadia, dll, tak kunjung datang. Jangankan berguru, untuk dapat bertemu saja sepertinya tidak mudah. Maklum saja, hampir kebanyakan penulis senior itu bekerja di penerbitan, yang secara otomatis menyita banyak waktu mereka.

Saya tergabung di FLP cabang Depok sebab saya memang tinggal di kota satelit Jakarta itu. Tak banyak penulis di FLP Depok yang sudah mempublikasikan karyanya di media. Hanya ada beberapa saja seperti Koko Nata, Laura Khalida, Ratno Fadilah, dan termasuk saya. Saya yang semula ingin bergabung untuk belajar, malah harus menjadi mentor untuk anggota-anggota baru yang kebanyakan memang baru mulai menapakkan kakinya di dunia kepenulisan.

Agar tak terlalu terlihat tampak bodoh, mau tak mau saya harus mencari buku-buku yang mengajarkan cara menulis. Begitulah, akhirnya saya belajar dari buku-buku, seperti Menulis Secara Populer karya Ismail Marahimin, Berguru pada Sastrawan Dunia karya Josip Novakovich, Pengkajian Fiksi karya Nurgiantoro, dan masih banyak lagi.

Tahun kedua saya di FLP Depok, saya mulai menulis makalah-makalah untuk mentoring. Saya mulai sering diundang pula untuk memberikan workshop kepenulisan dan bimbingan kepenulisan melalui internet. Sejak itulah kebutuhan saya akan buku-buku yang mengajarkan cara menulis pun bertambah.

Tanpa saya sadari, kegiatan mentoring itu telah membuat wawasan saya tentang dunia kepenulisan bukannya berkurang malah kian bertambah. Saya pun mulai melupakan motivasi awal saya bergabung di FLP. Saya mulai menikmati memberikan wawasan tentang dunia kepenulisan kepada anggota-anggota FLP Depok. Ajaibnya, ilmu saya bukan berkurang, malah kian bertambah. Dan saya merasakan kepuasan yang luar biasa ketika ada karya anggota yang saya mentori mulai dimuat di media, dibukukan, atau bahkan menang lomba.

Ternyata, jalan untuk belajar bagi saya adalah dengan mengajar.
Share on Google Plus

About Denny Prabowo

Penulis, penyunting, penata letak, pedagang pakaian, dokumentator karya FLP, dan sederet identitas lain bisa dilekatkan kepadanya. Pernah bekerja sebagai Asisten Manajer Buku Sastra di Balai Pustaka. Pernah belajar di jurusan sastra Indonesia Unpak. Denny bisa dihubungi di e-mail sastradenny@gmail.com.

0 ulasan:

Catat Ulasan

Tinggalkan jejak sobat di sini