7 Kebiasaan Aneh Penulis Terkenal saat Menulis





Setiap hari, penulis harus berhadapan dengan halaman kosong, entah itu berupa kertas atau blank document di Microsofts Word. Mereka seperti berperang dengan halaman kosong itu. Makanya, mereka perlu strategi buat mengisi halaman kosong itu dengan kata-kata kalau mereka mau memenangkan peperangan. Untuk memenangkan pertarungan itu, mereka punya kebiasaan aneh saat menulis. Apa saja kebiasaan aneh mereka? Enjoy your read!

1. Menulis sambil Rebahan


Bagi sebagian penulis, rebahan bisa ningkatin kreativitas mereka. Rebahan juga bisa bikin mereka jadi fokus. Mereka bisa menemukan inspirasi atau kata yang tepat untuk ditulis saat mereka rebahan di ranjang yang nyaman. Beberapa penulis tenar suka melakukan kebiasaan ini, seperti Mark Twain, George Orwell, dan Woody Allen. Bahkan, Truman Capote mengatakan, ia enggak bisa mikir dan nulis kecuali saat rebahan. Mau coba? Hati-hati ketiduran, ya!

2. Menulis sambil Berdiri


Kebalikan dari Mark Twain, penulis-penulis seperti Hemingway, Charles Dicken, Virginia Wolf, dan Lewis Carrol malah suka nulis sambil berdiri, loh. Kebiasaan berdiri itu memberikan inspirasi kepada mereka untuk menulis. Selain itu, menulis sambil berdiri di depan meja bisa bikin tubuh kita lebih sehat. Enggak percaya? Buktiin aja sendiri.

3. Menulis Pakai Kartu Indeks


Kebiasaan yang satu ini dilakukan oleh Vladimir Nabokov. Kamu kenal dia kan? Itu loh, penulis novel Lolita yang terkenal itu. Dia susun semua pekerjaannya dalam kartu indeks yang dia simpan dalam sebuah kotak. Cara aneh ini memungkinkan dia untuk menulis adegan tidak berurutan dan memanggil kartu setiap kali dia menginginkannya. Bahkan, ia menyipan kartu-kartu itu di bawah bantalnya. Jadi, kalau dia dapat ide, dia bisa segera nulis idenya pada kartu indeks itu. Menarik buat dicoba kan?

4. Pakai Warna Beda untuk Tiap Jenis Tulisan


Penulis Prancis yang sangat terkenal, Alexadre Dumas menulis pakai beberapa warna untuk nunjukin jenis tulisannya. Ia menggunakan warna biru untuk menulis novelnya, warna pink untuk karya nonfiksi atau artikelnya, dan warna kuning untuk puisi-puisinya. Kenapa kamu enggak coba melakukan hal yang sama? Coba, ya!

5. Menggantung Seperti Kelalawar dan Olahraga


Pernah baca novel Da Vinci Code yang menegangkan itu? Atau nonton filmnya yang diperanin sama Tom Hank? Dan Brown yang nulis novel itu, punya kebisaan aneh saat menulis. Dia suka menggantung dengan kepala di bawah seperti kelalawar. Selain itu, dia juga suka taro jam pasir di mejanya. Setiap pasir di atas habis turun semua ke bawah, Dan Brown akan push up, sit up, atau sekadar melakukan peregangan. Bukan cara yang buruk untuk dicoba kan? Setidaknya cara itu bisa membuat tubuhmu selalu fit!

6. Menulis Enggak Pakai Baju


Untuk menyelesaikan tulisanmu sebelum tenggat, mungkin kamu bisa coba kebiasaan aneh Victor Hugo ini. Waktu menghadapi jadwal yang ketat untuk menyelesaikan novel Si Cantik dari Notre Dame, penulis asal Prancis ini, menginstruksikan pelayannya untuk menyita semua pakaianya. Dengan begitul, dia jadi enggak bisa keluar rumah. Bahkan, saat hari-hari yang dingin, dia hanya menggunakan selimut sementara ia menyelesaikan novelnya itu. Aneh, kan?

7. Minum Kopi yang Banyak saat Menulis


Novelis Prancis, Honore de Balzac minum sekitar 50 cangkir kopi per hari untuk memicu kreativitasnya dalam menulis. Dengan minum banyak kopi, Balzac menemukan inspirasi untuk karya-karyanya. Bhkan, ada yang bilang kalau Balzac sama sekali enggak tidur (gara-gara minum kopi) saat menyelesaikan La Comedie Humaine. Penulis lain juga ada loh yang kecanduan kopi kayak Balzac. Kamu tau Voltaire kan? Dia bisa menghabiskan 40 cangkir kopi setiap hari. Kebiasaan aneh ini jangan dicoba ya, kalau kamu enggak mau sakit.

Begitulah kebiasaan-kebiasaan aneh penulis-penulis terkenal saat nulis. Kalau kamu mau coba, silakan aja.
Share on Google Plus

About Denny Prabowo

Penulis, penyunting, penata letak, pedagang pakaian, dokumentator karya FLP, dan sederet identitas lain bisa dilekatkan kepadanya. Pernah bekerja sebagai Asisten Manajer Buku Sastra di Balai Pustaka. Pernah belajar di jurusan sastra Indonesia Unpak. Denny bisa dihubungi di e-mail sastradenny@gmail.com.

1 ulasan:

Tinggalkan jejak sobat di sini